CAKR5JJC77UFDAKT4IFG
 
  • Lce Medan

TIPS WAWANCARA KERJA

Updated: Sep 24, 2020

Don't judge a book by its cover! Frasa ini tidak selalu bisa diterapkan.


Dalam bahasa Inggris, frasa ini memang sangat sering dipakai untuk mengingatkan orang supaya tidak terburu-buru memberi penilaian kepada orang lain oleh karena penampilan luarnya.

Tetapi dalam mendapatkan pekerjaan impian, frasa ini kadang-kadang harus kita langgar. Kenapa?

Dalam beberapa bidang pekerjaan, Anda dituntut tidak hanya untuk mahir dalam soft skill Anda seperti kemampuan komunikasi dan team work, tetapi dituntut juga untuk berpenampilan menarik, glamor dan trendi.

Salah satu contoh pekerjaan yang membutuhkan penampilan menarik adalah, menjadi SPG untuk produk kecantikan seperti make up, lipstik atau perhiasan.

Ketika Anda menghadapi wawancara kerja, pasti yang pertama sekali dilihat oleh pewawancara adalah penampilan Anda, bukan cara Anda berbicara atau jawaban Anda.

Paling tidak, walaupun Anda bukan tipe orang yang suka berdandan atau menggunakan make up atau produk kecantikan, tetapi kalau Anda sungguh-sungguh mau mendapatkan pekerjaan tersebut, Anda harus rela menyesuaikan diri dan mengubah penampilan Anda saat menghadapi interview kerja.

Dan yang pasti, kalau Anda mendapatkan pekerjaan tersebut, Anda harus siap untuk mengubah penampilan Anda selama Anda bekerja.

Selama kurang lebih 10 tahun ini saya menemukan kasus-kasus di kelas dan training yang saya adakan, di mana para pencari kerja enggan mengubah penampilan mereka ketika menghadapi interview kerja dan hal itu membuat mereka tidak diterima oleh perusahaan tersebut.

Mungkin perlu Anda tahu bahwa ada beberapa pertimbangan yang dipakai oleh perusahaan ketika mereka memutuskan untuk tidak menerima Anda karena faktor penampilan Anda:

  1. Anda akan menjadi wajah perusahaan di masa depan, kalau Anda tidak bersedia mengubah penampilan, maka itu bisa berdampak buruk bagi nama perusahaan.

  2. Posisi yang Anda lamar adalah posisi yang menuntut penampilan fisik yang menarik dan sesuai dengan tren seperti, SPG Produk kecantikan, customer service, marketing, public relation dan teller. Sejak lama, kita harus mengakui bahwa perusahaan sangat dibantu untuk berkembang dan maju dengan penampilan para karyawan yang menarik, dan trendi. Karena itu penampilan Anda akan berdampak signifikan pada kenyamanan konsumen dan keinginan konsumen untuk kembali datang.

  3. Beberapa pekerjaan memang khusus bergerak dalam bidang penampilan, modeling dan perhiasan, jadi sangat masuk akal kalau para pegawai dan pekerja di perusahaan tersebut menjadi agen marketing yang secara tidak langsung melakukan silent marketing atas produk perusahaan.

  4. Kalau Anda sudah diminta perusahaan untuk mengubah penampilan dan Anda merasa tidak nyaman, maka itu akan menjadi pertanda bagi perusahaan untuk tidak merekrut Anda. Jadi, jangan terkejut kalau perusahaan tidak menerima Anda.

Jadi, kalimat yang menyatakan; "Jangan menilai seseorang dari penampilan luarnya", memang benar tetapi bisa menjadi masalah, kalau seseorang tersebut tidak mau menyesuaikan diri dengan lingkungan dan terlalu kaku dengan comfort zone-nya.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda memilih untuk mengubah penampilan supaya bisa mendapatkan pekerjaan, atau Anda memilih untuk mencari pekerjaan atau perusahaan yang mau menerima penampilan Anda? Silakan Anda jawab sendiri!

Anda yang menentukan pilihan untuk diri Anda sendiri, dan setiap pilihan yang Anda ambil akan Anda jalani sendiri juga.





Pekerjaan Impian?

Tidak ada yang namanya pekerjaan impian, yang ada adalah profesional sejati. Sebab mereka yang bekerja dengan segenap hati karena panggilan hati adalah mereka yang mengerti apa artinya menjadi seorang profesional sejati.


Quote;


"Do what you love and love what you do"



Kalau Anda memulai pekerjaan dengan semangat di atas, maka kecintaan dan semangat Anda terhadap pekerjaan Anda akan terus bertambah setiap waktu. Selamat mencoba dan salam profesional!



By Philip G. S.E.


36 views0 comments

Recent Posts

See All